Teruslah menulis!

Pengertian-Menulis-dan-manfaat-menulis-300x225Diantara salah satu aktifitas ringan -setidaknya bagi sebagian orang- namun insya Allah berat dan kekal pahalanya adalah menulis. Terlebih lagi bila yang ditulis adalah ilmu islam terapan yang akan selalu diamalkan sepanjang hidup seseorang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893).

Banyak sekali aplikasi dari hadits ini diantaranya mengajar, memberi nasihat, berkhutbah, memberi contoh tindakan nyata dan tentu menulis. Rasanya, tidak ada yang lebih kekal amalnya selain menulis. Karena orang yang mengajar, memberi nasihat dan memberi contoh atau pelopor kebaikan akan meninggal dan berhenti amalnya, adapun penulis ketika meninggal, tulisannya tetap ada dan dimanfaatkan oleh orang banyak. Bukankah hadits arbain yang hampir-hampir tak ada rumah seorang muslim kecuali kitab ini ada di rumahnya,  dikarang oleh Imam An Nawawi -rahimahullah- yang telah meninggal 7 abad silam?  Tak terbayang aliran pahala yang terus mengalir kepada ulama besar ini. Karena Rasulullah shallahllahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Termasuk ilmu yang dimanfaatkan adalah buku yang ditulis dan dimanfaatkan oleh banyak orang. Oleh karena itu, teruslah menulis!

Tulislah yang sesuai kemampuanmu!

Kita tidak perlu menunggu untuk menjadi sehebat Imam Nawawi untuk menulis. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari no. 3461)

Hadits ini mengisyaratkan bahwa sekecil dan sedikit apapun ilmu yang kita miliki, jangan pernah sungkan untuk menyampaikannya kepada orang lain. Karena bisa jadi, yang sedikit itu lebih besar pahalanya daripada yang banyak bila diiringi dengan niat yang ikhlas. Tentu, menulis di sini tidak harus membuat buku, tetapi bisa juga menulis artikel ringkas di blog, web, facebook, dan media sosial lainnya.

Tulislah ilmu yang sudah kita kuasai dengan baik agar tulisan kita tidak menyimpang dari tujuan semula. Karena niat yang baik harus diiringi dengan cara dan bekal ilmu yang baik pula agar tulisan kita bermanfaat bukannya malah menjerumuskan orang lain kepada pemahaman yang keliru. Hal yang juga tak kalah penting, jangan dulu kita terbitkan karya kita sebelum dikoreksi dan dipelajari ulang oleh ustadz yang ilmunya mumpuni untuk memastikan tidak ada kesalahan fatal dalam tulisan kita.

Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kami untuk terus menulis dan menerbitkan puluhan bahkan ratusan judul buku yang bermanfaat untuk Islam dan muslimin

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Kami memohon kepadamu Ya Allah ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *