bajaj mesir tuk tuk

Hal Unik Di Mesir

Bangsa Mesir, pada masa kejayaannya pernah berkuasa di muka bumi. Saking berkuasanya, bangsa besar dan cerdas sekaliber Yahudi aja dijadikan budak oleh mereka. Semua umat Islam tentu tau kisah ini, karena termaktub dalam Al Qur’an. Bangsa kuno yang eksis sampai sekarang ini masih menyimpan berbagai tempat bersejarah dan tempat eksotis yang wajib kita kunjungi. Alhamdulillah, pada November dan Desember 2016, Encang sekeluarga berkesempatan singgah di Mesir selama 2 bulan untuk studi banding metode pengajaran bahasa Arab di beberapa markaz lughah yang tersebar di kota nasr city, Kairo, Mesir. Ada beberapa hal menarik yang sayang untuk dilewatkan, diantaranya:

1. ‘Ashir Gashab (Jus Tebu)
gashab tebu mesir

Harus diakui, orang mesir rata-rata berkulit putih bersih. Entah berhubungan atau nggak, di mesir sini, toko buah dan gerai jus ada dimana-mana.  Mungkin hampir setiap 100 m pasti ada toko buah dan gerai jus buah.  Ini menunjukkan orang mesir senang makan buah dan minum jus buah.  Encang sendiri selama di sana sering min ‘ashir (jus). ‘Ashir paling favorit versi Encang itu (ghasab atau qashab) cuma 2 genaih (Rp.1600). Murah banget kan?  Orang jakarta bisa 1.5-2 kali lebih kaya klo hidup di sini soalnya harga barang2 murah apalagi klo lidahnya udah sm kyk lidah Mesir. Klo Encang makannya masih nasi goreng, bakso, mie ayam, ayam krispi, batagor, martabak dari math’am Indonesia yang bisa delivery (taushil) sampe syaqqah (apartemen) jadi ya abisnya masih kurang lebih sama kyk di Jakarta

2. Bajaj Mesir (TukTuk)
bajaj mesir tuk tuk

Transportasi utama di mesir adalah bus dan kereta. Namun untuk daerah pemukiman, yang menjadi andalan adalah tuk-tuk, istilah orang mesir untuk bajaj. Mungkin karena suara mesinnya tuk-tuk-tuk sehingga mereka menamakannya demikian.  Di Mesir ini gada ojek motor. Untuk transportasi jarak dekat mereka menggunakan tuk-tuk. Hal yang paling unik sekaligus menyebalkan dari tuk-tuk ini adalah suara musik yang menggelegar. Encang yang tinggal di apartemen lantai 3 aja, masih mendengar dengan jelas pekik suara musik yang bersliweran dari tuk-tuk yang lewat. Tuk-tuk ini  Raja jalanan di Mesir. Jangan coba-coba ngebalap atau nyalip tuk-tuk!  Bagi penumpang, jangan lupa pegangan yang kenceng karena sopirnya suka ngebut.  Oiya, Kalimat andalan waktu naik tuk-tuk:

Ila (sebut nama tempat) bikam? (Ke … Berapa?)
Inta ta’rif (sebut nama tempat)? (Ente tau … ?)
‘alat thuul (lurus terus)
Ilal yamiin (ke kanan)
Ilasy syimaal (ke Kiri)
‘ala ganbih hina ya royis atau nazzilni hina atau ana naazil hina (turun di sini bang.. )
Mafisy fakkah (gada uang receh)

3. Kurma diobral!
kurma balakh mesirSaat umrah di Arab Saudi, paling enak membeli kurma basah (ruthab). Harga ruthab di Saudi mahal sekali apalagi kalau sudah sampai Indonesia. Tapi di Mesir? Kurma balakh (satu fase sebelum ruthab, masih keras dan sedikit basah)  dijual hanya seharga 10 genaih atau Rp.8.000/kg!  Cuma karena Encnag ga terlalu suka kurma mentah ini, jadi selama di mesir cuma beli sekali aja karena rasa pahitnya masih dominan sekalipun ada manis-manisnya dikit.

4. Taman  Negara Nan Hijau dimana-mana
hadiqah mesir

Satu sisi positif soal lingkungan di mesir, di sini, hampir setiap hayy (kampung) punya taman yang disebut hadiqah dauliyyah (taman negara). Itu memang taman yang dirawat oleh negara untuk dijadikan tempat rekreasi dan bersantai. Harap dimaklumi bahwa mayoritas daerah mesir adalah daerah berpasir sehingga keberadaan taman-taman ini cukup mengobati kerinduan orang-orang dari negara tropis semisal Encang. Sayangnya, masalah kebersihan tetap menjadi hal lumrah yang ditemui di kota Mesir  termasuk taman ini.

5. Makanan dan Restoran Indonesia ada dimana-mana
nasi uduk mesirSebelum berangkat ke Mesir, Encang membayangkan kalau kita sekeluarga harus membiasakan diri menyantap makanan Mesir. Tak disangka, sesampainya di sana, semua jenis makanan Indonesia ada! Bahkan bisa taushil (delivery) sampai depan pintu syaqqah (apartemen)! Makanan seperti nasi uduk, ayam goreng, pempek, bakso, mie ayam, sop iga, sop buntut, martabak. siomay, semuanya ada di sini! Harganya juga relatif murah! Ini dikarenakan banyak mahasiswa Indonesia  yang membuka restoran Indonesia. Lucunya, banyak mahasiswa yang lebih fokus ngurusin restorannya daripada kuliahnya. Bahkan ada beberapa yang ga mau balik ke Indonesia karena mereka udah dapat pelanggan setia plus keuntungan yang menggiurkan di Mesir!
Demikian beberapa hal unik seputar mesir. Semoga bermanfaat sebagai gambaran awal bagi yang berniat melancong ke Mesir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *